Selamat datang di http://prigell-zone.blogspot.com . Blog ini bersifat umum; isi artikel multi-katagori sesuai mood dan apa yang sedang dipikirkan penulis. Anda dipersilakan untuk meng-copy, mem- paraphrase dan quote sesuai kaidah HAKI yang berlaku. Segala saran positif akan sangat penulis hargai. [EN: Welcome to http://prigell-zone.blogspot.com. This blog is general; multi-category content of the article according to mood and what the author was thinking. You are welcome to copy, to paraphrase and quote according to the rules of intellectual property laws. Any positive advice would be greatly appreciated writer.] -Prigell Priya Ragil-
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Desember 2009

Aku Ingin Pulang

Aku ingin pulang..

untuk kembali menjadi diri sendiri,

sebagaimana adanya,

sebagaimana dulu yang memang harusnya begitu..

Aku ingin pulang..

sebagai aku yang tidak berpoles,

yang tidak memandangku karena atribut-atribut itu..

Aku letih dianggap padat berilmu, karena sebenarnya aku tidak benar-benar sarat pengetahuan..

Ijinkan aku duduk dalam posisi yang juga ingin bertanya,

tidak hanya menjadi tempat bertanya..

Aku rindu pulang..

yang disebut orang tersesat sebagai Insyaf...

Jumat, 13 November 2009

Rasa ini

Rasa ini

Rindukah atau tanda bahaya ?

Aku sadari

Aku pun berlari

hmm..

Aku tak peduli

Manusia Tidak Kesepian

Muslim yang taat itu tidak pernah kesepian, Ragil..!

Sebab ALLAH lebih dekat daripada urat nadinya sendiri..

Bebaskan dirimu dari belenggu kepalsuan !

Bebaskan dirimu dari segala yang tidak pantas kau sedihkan !

Cukupkan mengirim sinyal-sinyal kepada Beliau ; minta dimudahkan segala urusan, sambil terus-menerus meluruskan niat dan menyucikan berbagai harapan..

Progressive

Tak seorang pun pernah mengajariku tentang bagaimana berpikir,& mungkin seperti kebanyakan orang,aku akan terus berpikir seperti biasanya.

Setelah sering tersandung & membuat kekeliruan,aku punya banyak pemikiran tentang bagaimana & dimana aku bisa melakukan hal-hal yang lebih berarti,termasuk caraku berpikir.

Pengimbang banyaknya kesalahan,aku sering merasa terhibur atas kekurangan diri &berharap semoga lebih baik.

Rabu, 11 November 2009

Mengasihi Tanpa Syarat

Ada beberapa sumber untuk mendapatkan rasa harga diri yang hakiki. Salah satu sumbernya adalah mengasihi tanpa syarat, melayani tanpa nama.

Saya jadi teringat akan Ayah saya sendiri. Beliau adalah pria sederhana, pekerja yang rendah hati, yang bertahun - tahun mengerjakan bidang usaha untuk bersama - sama mengangkat taraf hidup dengan pekerjanya.Terkadang mengerjakan pekerjaan sosial penting yang tidak diketahui siapapun.

Ketika beranjak dewasa, saya ingat Ayah saya mengatakan agar saya jangan membicarakan hal-hal yang mungkin membuat orang lain merasa rendah diri --agar tidak menjadi orang yang suka menjelek-jelekkan orang lain atau suka menyombongkan milik sendiri.

Saya semakin yakin bahwa sementara kita berupaya untuk " hidup, mengasihi, belajar,dan meninggalkan warisan ", bukan saja kita akan merasakan kepenuhan serta kedamaian pikiran, melainkan juga kehidupan kita akan benar-benar sinergis --menghasilkan sinergi-sinergi baru, wawasan-wawasan baru, peluang-peluang baru, dan tanggung jawab serta sumber-sumber daya yang lebih besar daripada yang kita bayangkan.

Ayah saya mungkin tidak bisa mewariskan kekayaan --sebab kami keluarga besar yang sangat sederhana, tapi beliau meninggalkan kami warisan yang jauh lebih penting, kurasa. Sikapnya yang mengutamakan kerendahan hati, belas kasih, menjalani kehidupannya untuk menolong orang tanpa memikirkan imbalan atau pujian, sekarang akan menjadi warisan keluarga kami.

Ayah telah mengubah beberapa generasi dengan pertolongan yang diberikannya.

Bisakah pembaca menilai semuanya itu ?

Menurut saya jelas tidak. Sekarang saya punya nilai yang saya coba tanamkan pada saya sendiri untuk meneruskan warisan kepada orang-orang terkasih dalam kehidupan pribadi saya.

hmm...

Saya segera jatuh cinta dgn semua ini.

Saatnya Berbangkit

Lalu saya mulai membawa buku First Things First --Dahulukan yang utama, ke taman dan membacanya. Sedikit demi sedikit.

Ketika saya sampai ke bagian tentang stimulus dan respons, saya sadar. Saya tahu bahwa saya sedang berdiri di ujung ruang di antara stimulus dengan respons itu.

Sesungguhnya, saya telah berdiri di sana selama satu tahun. Selama itu, perlahan, satu demi satu senti, saya bergerak menuju saat di mana saya bisa memberikan respons.

Akhirnya, setelah satu tahun, saya merasa bisa memberikan respons terhadap dua pengalaman buruk itu.

Perasaan ini bukanlah instan sifatnya. Perlahan, secara bertahap, saya merasa mampu lebih mengendalikan, mengambil inisiatif, dan lebih banyak bertindak.

Rasanya yang sedang terjadi adalah bahwa saya sedang bangun. Akhirnya saya siap meninggalkan kepompong saya. Tubuh saya, pikiran saya, hati saya, siap hidup lagi.

Sasaran pertama adalah segera menyelesaikan Bachelor saya di ITB.

Sasaran kedua adalah mengasihi tanpa syarat. Perlahan saya pikirkan masak - masak apa yang penting bagi saya dan orang - orang terkasih.

Saya mulai gunakan moto menjalani setiap harinya seolah itu adalah hari terakhir hidup saya, maka saya selalu dahulukan yang utama.

Saya coba telaah bagaimana cara berpikir ini dapat saya tanamkan ke dalam rencana - rencana saya yang akan datang.

Jelaslah, hal yang paling sulit yang pernah saya lakukan adalah mengampuni diri sendiri atas kecerobohan itu. Kedua adalah menjalani proses kepompong. Ketiga adalah punya keberanian untuk punya impian lagi,lalu proses membuat impian itu menjadi kenyataan.

Tolong dimaklumi, saya masih punya apa yang saya sebut ' haru biru ' saya.

Saya percaya, saya pasti akan jalan lagi. Meskipun mungkin timpang, tetapi saya akan jalani terus proses kehidupan ini...


*) For their love,support and advice, this notes is dedicated to my fine fellows..

I would particularly like to thank the following : Virtha Meilda Akbarizqa, Hasya Nur Islami, Karlina Berlianty Pertiwi.

Thanks for the wonderful ukhuwwah we've shared together..

Regard's

R R P

Salam Hormat untuk Melati

Kepada sahabat terkasih, Melati..

Aku mengucapkan banyak terimakasih yang tiada terhingga karena engkau telah membangkitkan dayaku.

Semoga Tuhan selalu memberkatimu dalam setiap waktu dan keadaan dan menganugerahimu seorang teman hidup yang akan membuatmu ceria, gembira, bahagia selalu dan selamanya.

Aku mengucap banyak terimakasih yang kala aku datang, kau senantiasa menyambutku dengan kebahagiaan.

Semoga kau temukan cinta sejati pelipur laramu.

Kebahagiaan hanya dapat diperoleh dengan cara membahagiakan orang lain dengan ketulusan, prinsipku..

Pikirku lelah, hatiku letih, kendati demikian aku merasa begitu bahagia sekali.

Fokuskan pada kuliahmu, Melati.. karena keluargamu sangat mengharapkanmu membawakan mereka sebongkah kebahagiaan.

Terimakasih, semoga cinta Tuhan selalu bersama kita.

Jumat, 30 Oktober 2009

Dia,Yang Paling Menaruh Cinta Kepadaku

Bandung,akhir Juli 2009

Dia lebih mengetahui tentang apa yang bakal kuhadapi daripada aku sendiri,

Dia lebih mengetahui sesuatu yang mendatangkan kemanfaatan dan bahaya atas diriku daripada aku sndiri,

Bukan dia yang pernah mengatakan 'aku mencintaimu' kepadaku,

Bukan dia yang diam-diam menaruh rasa kepadaku,

Demi Allah, orang yang paling menaruh cinta kepadaku adalah ayah ibuku yang telah mendidik, memelihara, dan menuntunku dengan baik,

Meskipun ayah ibu tidak pernah mengatakannya, tetapi beliau membuktikannya..

Kau Melati

Kau melati,

Bersih, Agung, Mulia.

Kau melati,

Melepas kupu-kupu penghias putikmu pergi.

Kau melati,

Tetap bersih, agung, mulia meski tanpa kupu-kupumu.

Sungguh sayang,aku hanya ulat bulu.

Legam dicampakkan orang, tidak seperti kupu-kupu dengan sejuta pesona.

Tapi ulat pun hendak menjadi kepompong,

menyucikan asa agar melati yang layu itu bangkit dan tersenyum kembali.

Bahwa ulat bulu pun hendak menjadi kupu-kupu.

Rabu, 21 Oktober 2009

Ragil Sedang Jatuh Hati

Ragil


sedang


jatuh


hati,


sama..


sama..


hmm..



sama Geothermal & Statistical Mechanics.. haha..

hmm..

I do love you so much, Beib.. Karena dikau mengingatkan aku kepada Beliau..


Sedangkan untuk dia mah: Aku percaya ada cinta yang hadir dengan atau tanpa kehendak..

Sebab bagiku, mencintai adalah kata kerja, mengupayakan yang terbaik baginya yang menghadirkan ridho dan berkah-Nya

Bukan cinta jika membawa dosa !!

Progressive

Tak seorang pun pernah mengajariku tentang bagaimana berpikir,& mungkin seperti kebanyakan orang,aku akan terus berpikir seperti biasanya.

Setelah sering tersandung & membuat kekeliruan,aku punya banyak pemikiran tentang bagaimana & dimana aku bisa melakukan hal-hal yang lebih berarti,termasuk caraku berpikir.

Pengimbang banyaknya kesalahan,aku sering merasa terhibur atas kekurangan diri &berharap semoga lebih baik.

Manusia Tidak Kesepian

Muslim yang taat itu tidak pernah kesepian, Ragil..!

Sebab ALLAH lebih dekat daripada urat nadinya sendiri..

Bebaskan dirimu dari belenggu kepalsuan !

Bebaskan dirimu dari segala yang tidak pantas kau sedihkan !

Cukupkan mengirim sinyal-sinyal kepada Beliau ; minta dimudahkan segala urusan, sambil terus-menerus meluruskan niat dan menyucikan berbagai harapan..

Bermuka Dua

Andaikan aku dan kau sedang bicara berdua,dan kita mengkritik seorang kawan lain dgn cara yg tdk mungkin berani kita lakukan seandainya ia ada di dekat kita..
Sekarang apa yg akan terjadi ketika kau dan aku bertengkar?

Kau tahu aku akan membicarakan kelemahan kau kpd orang lain. Itulah apa yg kau dan aku lakukan di belakang punggung kawan kita !!

Kau tahu sifatku.. Aku akan bermuka manis dgn kau di hadapan kau dan bermulut jahat di belakang kau..

Itulah inti dari sikap bermuka dua ! Apakah ini membangun cadangan kepercayaan rekeningku dgn kau?

Sebaliknya jika kau mengkritik kawan kita itu dan sebenarnya aku juga menyetujuinya tapi kusarankan kita berdua pergi kpdnya lalu mengutarakan bgmn sglnya dpt diperbaiki.. Apa yg kau tahu,apa yg akan kulakukan seandainya seseorang mengkritik kau padaku di belakangku?

[ kita mungkin mendapatkan telur emas berupa kesenangan sementara dgn merendahkan seseorang atau membagi informasi rahasia,tetapi kita sebenarnya mencekik induk petelurnya,melemahkan hubungan yg memberikan kesenangan yg langgeng...]

Excuse me, My Best Friend

1

Dear.. Forgive me for saying here..

Every now and then.. We find a special friend. Who never let us down. Who understand either. Reach out each time we fall.

You're the best friend that I found. What I need is someone like you ( ... ) with a really rich experience of life.

I'm grateful having friend like you. I'm not the right man for you, but fine, you're the right woman for me ..

I imagine this is about as high as the water will get..



2

" Is there someone you're in love with ? " someone asked frankly.

[ " I thought it over very carefully, but I got worried about someone to know I don't know, just for the sake of the study.. ] ...heum...

I love what I do, so when I am studying or working, I forget everything else.

...that's why I have no someone that love me,yet. I think what I said may be the reason of all I do.

[ Please don't say it again ! It just makes me feel worse than ever! Please stop this! I don't want to talk about it..] mbatin ketang,hehe..

I could be in love without anybody get involved. It's something bigger than feeling, an emotion or a relationship.

For me, Love is our decision to love in, not to recieve it.. and give it as it is a stuff to be transported..

On the other hand.. I love someone because of ALLAH .. I promise ! InsyaAllah !

Tentang " U "

Aku berkelahi dengan wakt-U

Demi satu impian yang kerap mengganggu tidurk-U

Orang sepertiku tak sempat biarkan waktu berlal-U

Memaksa diri pecahkan karang kak-U

Saat ini lemah jemariku terkepak membis-U

Rasa ini

Rasa ini

Rindukah atau tanda bahaya ?

Aku sadari

Aku pun berlari

hmm..

Aku tak peduli

Dia-yang-dirahasiakan-namanya

1
Desau angin meniupkan namamu

Tubuhmu terhembus 'ashar cocoa-orange

Bulan sabit melengkungkan senyummu

2
Dan kini bagai sungai mendamba samudera

Kutahu pasti ke mana ku 'kan bermuara

Kupercaya alam pun berbahasa

Ada makna di balik semua tanda


3
Ketika kau buka jendela

Jangan biarkan matahari pagi berlalu

Sapa dan petiklah putik-putiknya

Biarkan malaikat merajutnya menjadi selimut

Lalu undang cinta berteduh di rumahmu

Dengam selimut matahari

4
Pintu yang hendak kau tutup,bolehkah kubuka ?

Sekadar melangkah masuk, dan coba menyapa

Bahasa-bahasa rumahmu

Pernah, tidak ?

Pernah, tidak ?

Melihat jenasah tersenyum..

[ aku pernah, eyang putri dari mamaku ]

Melihat jenasah dimakamkan..

[ aku sering, sepertinya kalau ada waktu luang kulihat iring2an pengantar jenasah, aku ikut ]

Melihat isi kepala berceceran dgn sgl darah merah jambu,seperti bubur sumsum + sirup..

[aku pernah, langsung mual ]

Melihat tabrakan motor+mobil terguling,penumpangnya kejang2 di jalan..

[aku pernah,td siang]

Sujudku

Sujudku,
adalah sujud penyesalan.

Setelah sekian lama diombang-ambing kedurhakaan..

Sujudku,
adalah sujud kesadaran.

Setelah sekian lama diayun lamunan dunia yang membutakan..

Sujudku,
kali ini sujud syukur.

Beruntung Beliau memberikan hidayah-Nya kepadaku untuk berjalan bersama-Nya..

Salah satu bukti cinta-Nya adalah dibuat-Nya dunia meninggalkanku. Tak lain agar aku sadar,hanya Beliau yang tetap setia bersamaku..

Fans Page SMAN 1 Majenang